Pramono Anung Akui Transportasi Umum DKI Jakarta Menjadi Nomor 2 Terbaik di ASEAN

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah sedang berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan perekonomian negara dan menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai informasi bahwa saat ini negara Indonesia juga telah mempunyai cita-cita untuk menjadi negara maju Indonesia Emas 2045.

Diketahui, terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang harus digenapi agar negara Indonesia mampu menjadi negara maju, syarat dan ketentuan tersebut meliputi pendapatan per kapita tinggi, tingkat kemiskinan rendah, tidak ada kasus kelaparan, tingkat pengangguran rendah, SDM berkualitas, tingkat inovasi teknologi yang tinggi dan terbarukan, stabilitas ekonomi terjaga, dan infrastruktur/transportasi yang modern dan terbarukan.

Bukti keseriusan pemerintah untuk mewujudkan negara Indonesia menjadi negara maju yakni pemerintah telah membangun beberapa sektor transportasi umum yang modern dan berkelanjutan, bahkan transportasi umum yang dibangun telah selaras dengan adanya transportasi di negara maju.

Sejumlah transportasi yang telah dibangun di negara Indonesia ialah seperti Kereta Cepat Whoosh (Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat), MRT (Mass Rapit Transit atau Moda Raya Terpadu), dan LRT (Light Rail Transit atau Lintas Rel Terpadu).

Whoos merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, yang mampu melayani lintas daerah yakni Jakarta-Bandung.

MRT merupakan kereta api umum massal dengan kapasitas yang sangat besar yang mampu membawa kurang lebih sekitar 1.950 penumpang sekaligus.

LRT merupakan kereta api umum ringan dengan dimensi yang lebih kecil dan mempunyai kapasitas yang sangat terbatas, tetapi LRT mempunyai keistimewaan yakni mampu melaju dengan cepat di jalur layang atau elevated, dan berfungsi sebagai moda pengumpan (feeder) atau penghubung area sub-urban ke pusat kota.

Baru-baru ini, Gubernur DKI (Daerah Khusus Ibu Kota) Jakarta, Pramono Anung mengklaim bahwa Kota Jakarta menduduki peringkat kedua transportasi umum terbaik di ASEAN.

Menurut Pramono Anung, mobilitas masyarakat Jakarta yang menggunakan transportasi umum telah mencapai lebih dari 93 persen, tetapi jika dilihat secara aktivitas rutin, maka transportasi umum rutin hanya berada di angka 30 persen.

Pramono Anung mengaku bahwa saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta terus mengedukasi para warga untuk menggunakan transportasi umum, karena dengan adanya peningkatan penggunaan transportasi umum, maka masalah kemacetan di sejumlah daerah di Jakarta dapat segera teratasi.

Pramono Anung juga menjelaskan bahwa saat ini pilihan transportasi umum di Jakarta sangat beragam dan terintegrasi satu sama lain, mulai dari kawasan penyangga seperti Cikarang hingga akses jalur ke Bandara Soekarno-Hatta menuju ke pusat Kota Jakarta.

Keberagaman transportasi umum di DKI Jakarta membuat nama negara Indonesia menjadi harum dan mampu mengalahkan sejumlah negara di dunia yakni seperti Singapura, Bangkok, Manila, Hanoi, Kuala Lumpur, dan lainnya.

Jika di ASEAN, DKI Jakarta menduduki peringkat kedua dalam penilaian transportasi umum terbaik, maka di penilaian dunia atau global, DKI Jakarta telah resmi menduduki peringkat ke-27.

Disisi lain, Pramono Anung juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mencoba merasakan transportasi umum yang ada di Kota Jakarta, karena perbedaannya sangat signifikan dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu, dan saat ini Pemkot DKI Jakarta juga sangat memprioritaskan kebutuhan penyandang disabilitas dan perempuan dalam transportasi umum.

Bahkan, Pramono Anung berani menjamin bahwa masyarakat akan kaget jika menaiki transportasi umum di DKI Jakarta saat ini, karena transportasi umum DKI Jakarta saat ini sudah sangat modern, aman, dan nyaman.

Berikut cuplikan video tentang modernisasi dan keberlanjutan transportasi umum DKI Jakarta:
@mrtjkt

Kereta MRT LRT KRL apa bedanya sihh?? MRTJakarta #UbahJakarta

♬ suara asli – MRT Jakarta – MRT Jakarta

 

Related posts